5 Hal Unik yang Cuma Ada di Turki
Turki, sebuah negara yang terletak di persimpangan antara Asia dan Eropa, memiliki budaya yang kaya dan beragam.
Dari sejarah yang panjang hingga tradisi unik yang tetap dipertahankan, Turki selalu menawarkan pengalaman yang menarik dan tak terlupakan bagi siapa saja yang mengunjunginya.
Berikut adalah lima hal unik yang hanya dapat ditemukan di Turki:
1. Memakai Kaos Kaki Ketika Sholat
Di banyak negara Islam, sholat dilakukan dengan melepas alas kaki sebagai tanda kesucian dan penghormatan kepada tempat ibadah. Namun, di Turki, ada tradisi unik yang sedikit berbeda.
Banyak masjid di Turki, baik itu di kota-kota besar seperti Istanbul maupun daerah pedesaan, mengharuskan jamaah untuk memakai kaos kaki saat melaksanakan sholat.
Tradisi ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, namun ada alasan budaya dan kebersihan di balik kebiasaan ini. Memakai kaos kaki saat sholat dianggap lebih higienis, terutama mengingat masjid-masjid yang seringkali memiliki lantai yang dingin dan terbuat dari batu.
Dengan memakai kaos kaki, jamaah merasa lebih nyaman dan terlindungi dari kuman yang mungkin ada di lantai masjid. Kaos kaki juga membantu menjaga kebersihan tempat ibadah dan mengurangi kemungkinan kontaminasi pada alas kaki.
Uniknya, memakai kaos kaki saat sholat tidak hanya terbatas pada masjid saja. Beberapa rumah juga memiliki kebiasaan yang sama, terutama di daerah-daerah tertentu di mana kebersihan sangat dijunjung tinggi.
Ini adalah salah satu ciri khas tradisi ibadah di Turki yang mungkin tidak ditemukan di banyak negara Muslim lainnya.
2. Kucing dan Anjing Main Bersama
Di banyak negara, kucing dan anjing dikenal sebagai dua hewan yang tidak begitu akur dan sering kali memiliki hubungan yang tidak harmonis.
Namun, di Turki, terutama di kota-kota besar seperti Istanbul, kucing dan anjing sering terlihat bermain bersama tanpa adanya perasaan permusuhan. Ini merupakan salah satu aspek budaya Turki yang sangat unik dan menarik.
Di Istanbul, misalnya, kucing-kucing sering berkeliaran bebas di jalan-jalan kota, bahkan di kawasan-kawasan bersejarah seperti Sultanahmet dan Galata.
Keunikan lainnya adalah adanya pemandangan kucing dan anjing yang duduk berdampingan, bahkan saling berbagi makanan. Masyarakat Turki sangat menghormati hewan-hewan ini, dan mereka dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Banyak warga Turki yang dengan senang hati memberikan makanan dan perhatian kepada hewan-hewan jalanan, baik itu kucing maupun anjing.
Hubungan yang harmonis antara kucing dan anjing ini juga tercermin dalam seni dan budaya Turki.
Di beberapa karya seni dan cerita rakyat Turki, kucing dan anjing digambarkan hidup berdampingan dengan damai. Hal ini memperlihatkan betapa kuatnya nilai-nilai toleransi dan keharmonisan yang ada dalam budaya masyarakat Turki.
3. Shalat Sunnah Qabliyah Shubuh Berjamaah
Shalat sunnah qabliyah shubuh adalah shalat sunnah yang dilakukan sebelum sholat subuh. Meskipun banyak umat Islam di seluruh dunia yang mengerjakan shalat sunnah qabliyah shubuh secara individu.
Namun, di Turki hal ini lebih sering dilakukan secara berjamaah. Kebiasaan ini merupakan tradisi yang cukup unik dan banyak ditemukan di masjid-masjid di seluruh Turki.
Shalat sunnah qabliyah shubuh berjamaah bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial di Turki.
Masyarakat Turki sangat menghargai kebersamaan dalam beribadah, dan shalat berjamaah ini memberikan kesempatan bagi warga untuk bertemu dan saling berinteraksi di pagi hari.
Tradisi ini juga menunjukkan betapa kuatnya ikatan komunitas di Turki, di mana kebersamaan dalam ibadah dipandang sebagai cara untuk mempererat tali persaudaraan.
Shalat sunnah qabliyah shubuh berjamaah di Turki sering kali diikuti dengan kegiatan lain, seperti berkumpul di masjid setelah sholat dan minum teh bersama.
Hal ini menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan yang khas di pagi hari. Dengan demikian, shalat sunnah qabliyah shubuh berjamaah bukan hanya menjadi sebuah ibadah, tetapi juga sarana untuk memperkuat ikatan sosial dan persahabatan antarwarga.
4. Grand Bazar
Salah satu tempat paling terkenal di Turki adalah Grand Bazar, atau Kapalı Çarşı, yang terletak di Istanbul. Grand Bazar merupakan pasar tertutup terbesar dan tertua di dunia, yang telah ada sejak abad ke-15.
Pasar ini memiliki lebih dari 4.000 toko yang menjual segala jenis barang, mulai dari perhiasan, tekstil, rempah-rempah, hingga karpet dan barang-barang antik. Grand Bazar bukan hanya sekadar pasar, tetapi juga merupakan simbol budaya dan sejarah Turki.
Di Grand Bazar, pengunjung dapat merasakan atmosfer yang sangat khas. Suasana pasar yang ramai dan penuh warna menciptakan pengalaman yang tidak akan terlupakan.
Salah satu hal yang membuat Grand Bazar unik adalah cara berjual beli yang masih mengandalkan tawar-menawar, yang merupakan bagian dari tradisi pasar Turki.
Interaksi antara pedagang dan pembeli di Grand Bazar penuh dengan kehangatan dan keramahan, yang mencerminkan budaya Turki yang sangat menghargai hubungan antar manusia.
Selain berbelanja, pengunjung juga dapat menikmati arsitektur megah dari bangunan pasar yang memiliki langit-langit melengkung, lorong-lorong sempit, dan desain yang sangat khas.
Grand Bazar adalah tempat yang sangat cocok untuk merasakan keanekaragaman budaya Turki dan mempelajari sejarah kota Istanbul.
5. Makan Dengan Yogurt
Di banyak negara, yogurt sering digunakan sebagai makanan penutup atau minuman penyegar. Namun, di Turki, yogurt merupakan bahan makanan yang sangat penting dan sering digunakan dalam berbagai hidangan, baik manis maupun gurih.
Salah satu cara paling unik untuk menikmati yogurt di Turki adalah dengan memakannya bersama hidangan utama, seperti kebab atau makanan berbahan dasar daging.
Di Turki, yogurt digunakan dalam berbagai cara yang sangat khas. Salah satu hidangan yang paling terkenal adalah “cacık”, yang terbuat dari yogurt, mentimun, bawang putih, dan rempah-rempah.
Cacık sering disajikan sebagai pendamping kebab atau hidangan berat lainnya. Selain itu, yogurt juga digunakan dalam hidangan seperti “kısır” (salad semolina) dan “börek” (kue pastry isi keju atau daging).
Yogurt di Turki dikenal memiliki rasa yang lebih kental dan asam dibandingkan dengan yogurt di negara lain, dan ini merupakan bagian dari identitas kuliner Turki.
Menggunakan yogurt dalam hidangan sehari-hari menunjukkan bagaimana masyarakat Turki mengapresiasi bahan makanan yang sederhana namun sangat bergizi.
Turki memang penuh dengan tradisi dan kebiasaan yang unik, yang membedakannya dari negara-negara lain di dunia. Dari memakai kaos kaki saat sholat hingga menikmati yogurt dengan berbagai hidangan, setiap kebiasaan ini mencerminkan betapa kaya dan beragamnya budaya Turki.
Bagi siapa saja yang mengunjungi negara ini, pengalaman-pengalaman unik tersebut pasti akan menambah kesan mendalam tentang keindahan dan keragaman budaya Turki.
Sekarang kita lebih merasakan langsung serta bisa kita nikmati dengan mudah keunikan di atas, jika kita bisa berangkat ke Turki dan faktanya sekarang ke Turki sudah bukan mimpi yang tidak akan tercapai karena sudah ada Studies in Turkey yang siap membantu untuk perisapan berkuliah di turki, mulai dari persiapan bahasa, test masuk universitas sampai pembiasaan biaya.
Selain itu Studies in Turki juga suka mengadakan seminar dan webinar terkait berkuliah di Turki. Buat info lebih lanjutnya tentang Turki, bisa untuk mengikuti instagram Studies In Turkey.









